Jangan mudah tergiur dengan anjuran obat resep, berbahaya!!

Namanya obat resep dokter, tentu pemberiannya sebaiknya berdasarkan anjuran dokter.

Sejatinya karena obat keras dengan efek samping yang berbahaya, kategori obat resep tidak bisa digunakan pasien tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Tapi jaman sudah berubah. Melakukan konsultasi dengan dokter bagi sebagian orang adalah hal yang tidak praktis. Bukankah lebih praktis bertanya di forum-forum kesehatan, siapa tahu ada teman senasib yang mau membagi resep dokter?

Dokter ingin menceritakan sedikit efek samping jika obat/salep resep dokter yang kita gunakan tanpa konsultasi terlebih dahulu aturan dan lamanya pemakaian.

A. Kortikosteroid
Obat jenis kortikosteroid sering disebut obat dewa. Karena banyak gejala yang bisa disembuhkan oleh obat jenis ini. Gejala lho, bukan penyakit. Mulai dari nyeri (termasuk nyeri sendi) hingga persoalan yang remeh teme seperti gatal.
Tapi apa akibatnya jika obat/salep ini digunakan tanpa pengawasan dokter?
Ini dereten penyakit yang berpotensi menyerang mereka yang rutin dan tanpa sepengetahuan dokter menggunakan obat / salep kortikosteroid:
– obes / kegemukan
– kulit menipis / mudah sobek
– mudah timbul bercak / memar di kulit
– nyeri perut hingga lapisan lambung menipis (sering sakit maag)
– tumbuh bulu2 halus di tubuh / wajah
– wajah tembem
– berpunuk
– daya tahan tubuh menurun, mudah terserang flu/penyakit lainnya atau jika luka sukar sembuhnya
– kepadatan tulang menurun hingga keropos
– dll

B. Obat Tidur
Obat tidur yang diresepkan dokter memang cara kerjanya cepat dan cespleng tetapi mengkonsumsi tanpa berkonsultasi dengan dokter, sangat tidak dianjurkan karena bisa menyebabkan ketergantungan.

Semoga informasi ini bermanfaat.

 

Nasehat khusus pasien Gagal Ginjal:

1. Bagi pasien gagal ginjal, jika Anda menderita gatal kronis, sebaiknya cari tahu penyebabnya. Perbaiki dari sisi penyebabnya, contohnya menggunakan lotion pelembab khusus pasien HD (LMelia Handbody HD) jika gatal karena kulit kering.

2. Bagi pasien gagal ginjal yang sukar tidur, cari tahu penyebabnya. Alangkah baiknya mencoba menggunakan suplemen (atau koyo, https://vt.tiktok.com/ZSLjrc2Nx/) yang mengandung Melatonin karena banyak literatur yang menjelaskan bahwa terjadi gangguan tidur pada pasien ginjal disebabkan oleh berkurangnya produksi hormon melatonin.
Produk-produk yang dianjurkan di point 1 & 2 bisa dibeli bebas karena bukan obat keras

Informasi ini bisa dibaca di:
https://DokterErik.com, Web Kesehatan & Perumahsakitan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *